Dakreativ

Mahasiswa UBSI Juara 2 UI/UX 2026 – Aplikasi Kota Kita

Kreatif Oleh Dadan Furman • Senin, 12 Oktober 2026 • 13:28 WIB
3
Mahasiswa UBSI Juara 2 UI/UX 2026 – Aplikasi Kota Kita
Photo by Faiz Rhm on Unsplash

Apakah kamu pernah merasa desain UI/UX masih belum bisa menggerakkan pengguna? Banyak freelancer dan startup di Indonesia masih bergulat dengan masalah konversi rendah, brand identity yang lemah, dan visual yang tidak konsisten. Kini, contoh nyata dari kampus lokal muncul: Mahasiswa Universitas Budi Setiawan Indonesia (UBSI) berhasil meraih Juara 2 pada ajang UX Day 2026 dengan aplikasi Kota Kita. Prestasi ini bukan sekadar piala, melainkan blueprint praktis yang dapat diadaptasi oleh desainer grafis, branding specialist, hingga developer UI/UX muda.

1. Latar Belakang Kompetisi UX Day 2026

UX Day 2026, diselenggarakan oleh Badan Standar Industri (BSI), menantang peserta untuk menciptakan solusi digital yang mengoptimalkan pengalaman kota pintar. Tantangannya meliputi tiga pilar utama: antarmuka yang intuitif, identitas visual yang kuat, dan integrasi branding yang konsisten. Lebih dari 200 tim dari seluruh Indonesia berkompetisi, termasuk agensi desain, startup, dan tim mahasiswa.

2. Konsep & Strategi Desain Kota Kita

Tim UBSI memulai dengan riset mendalam tentang perilaku warga kota, mengidentifikasi pain points seperti navigasi transportasi, informasi layanan publik, dan keterbatasan aksesibilitas. Dari riset tersebut, mereka mengembangkan tiga strategi kunci:

3. Proses UI/UX yang Mendetail

Tim mengadopsi metodologi Design Thinking berulang, mulai dari Empathize, Define, Ideate, Prototype, hingga Test. Mereka menggunakan Figma untuk wireframing dan prototyping, serta mengintegrasikan sistem desain (Design System) yang mencakup komponen UI reusable, ikonografi khusus, dan aturan spacing. Hasilnya, aplikasi Kota Kita memiliki:

4. Dampak Branding Visual pada Penilaian Juri

Juri menilai tidak hanya fungsionalitas, tetapi juga konsistensi visual yang menyatu dengan identitas kota. Logo Kota Kita dirancang dengan simbol “peta pin” yang dipadukan huruf “K” bergaya monogram, menciptakan kesan modern sekaligus mudah diingat. Palet warna dipilih berdasarkan teori psikologi warna: biru menenangkan, hijau menekankan keberlanjutan, dan aksen oranye untuk call‑to‑action yang menonjol.

5. Pelajaran untuk Desainer & Freelancer

Keberhasilan tim UBSI memberikan beberapa insight praktis yang dapat langsung kamu terapkan:

6. Langkah Selanjutnya untuk Aplikasi Kota Kita

Setelah meraih Juara 2, tim berencana meluncurkan versi beta ke beberapa kota pilot, memperluas fitur seperti integrasi pembayaran digital untuk layanan publik, serta memperkuat kampanye brand melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer desain lokal.

Jika kamu adalah desainer grafis, UI/UX designer, atau freelancer yang ingin meningkatkan portofolio, studi kasus ini menjadi contoh konkret bagaimana menggabungkan riset pengguna, branding visual yang kuat, dan prototyping cepat dapat menghasilkan karya yang diakui secara nasional.


Baca Juga Terkini

Layanan Digital Kami

Jadi Programmer Website 1 Malam,
Ebook Vibe Coding

Jadi Programmer Website 1 Malam,

Rp.50.000 Rp.150.000
Asisten Perencana Konten Harian
Creator Tools

Asisten Perencana Konten Harian

Rp.25.000 Rp50.000
Asisten Perencaan Nikah
Wedding Planner

Asisten Perencaan Nikah

Rp.50.000 Rp.150.000
Tools Bantu Desainer
15 Tools Designer

Tools Bantu Desainer

Rp150.000 Rp.50.000

Sorotan Redaksi

Install app

Icon

Dakreativ Media & Publisher

media.dakreativ.com

✅ Link artikel berhasil disalin!